Indonesia Produksi Baterai Kendaraan Listrik, NIU: Kami Lihat Dulu Kualitasnya

Indonesia Produksi Baterai Kendaraan Listrik, NIU: Kami Lihat Dulu Kualitasnya

Pemain baru di industri motor listrik Indonesia, NIU merasa perlihatkan eksistensinya di pasar domestik
Bahkan mereka memiliki beberapa varian yang dijagokan, merasa dari seri N, seri U hingga varian yang bakal diluncurkan secara global, NIU EUB-01.
Namun banyak yang menyebut harga motor listrik NIU terlampau mahal untuk pasar Indonesia. Contohnya varian NGT , motor berbasis baterai itu dijual merasa Rp 50 hingga 70 juta.
Indonesia sendiri bakal memiliki pabrik baterai untuk kendaraan listrik. Kepala Badan Koordinator Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyebut pembangunan pabrik bakal dilakukan pada semester I 2021. Pabrik ini merupakan hasil dari Nota Kesepahaman (MoU) antara konsorsium BUMN bersama LG Energy Solution Ltd, anak perusahaan konglomerasi LG Group ini, senilai USD 9,8 miliar atau setara bersama Rp 142 triliun.
Lantas apakah NIU bakal manfaatkan baterai memproduksi dalam negeri untuk menekan harga?
Menurut Irvan Yuniardi, Sales plus After Sales Manager PT Moove Motor Asia sebagai authorized dealer NIU di Indonesia, peluang untuk manfaatkan baterai memproduksi dalam negeri terlampau terbuka. Tapi, pihaknya tentu mesti laksanakan riset lebih lanjut apakah cocok untuk motor listrik NIU.
“Indonesia sebenarnya sedang mengembangkan baterai lithium, semoga cepat selesai dan terlaksana. Tapi balik lagi, kita melihat kualitasnya dulu sebab NIU memiliki standar Eropa,” kata Irvan dalam sesi konferensi pers secara virtual, Jumat (8/1).
Riset atau uji cobalah mesti dilakukan sebab ia tak inginkan waktu pemakaian baterai memproduksi lokal justru bakal mengubah standar dari motor listrik NIU.
Prospek pasar motor listrik
Lalu, berbicara peluang kendaraan listrik, terutama sepeda motor di Indonesia, Irfan menyatakan prospeknya cukup bagus. Apalagi, kata dia ekosistem industri ini juga konsisten mendapat dukungan oleh pemerintah melalui payung hukum dan turunannya.
“Peluangnya cukup besar di Indonesia, di 2020 telah ada 16 merk motor listrik dari lokal dan luar yang telah terdaftar,” pungkasnya.
Adapun, pemerintah menargetkan memproduksi sepeda motor listrik dalam negeri dapat meraih 20 persen dari total produk nasional pada 2025.
Kenalkan diler baru
NIU di bawah PT MMA bakal membuka diler baru di Grand Indonesia. Hingga waktu ini mereka telah memiliki 2 diler yang satu di antaranya berlokasi di Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Bila tidak ada aral melintang, NIU Indonesia juga bakal membuka gerai kelanjutan di Surabaya dan Bandung. Tapi dijelaskan oleh General Manager PT MMA, Devita Purnamasari, waktu ini mereka masih fokus pada area Jakarta.
“Tak menutup mungkin di th. ini kita juga bakal memperkenalkan gerai kembali di Bandung dan Surabaya. Namun, kita juga senantiasa melihat situasi pandemi ini,” imbuh dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *