Ini Alasan Tepat Untuk Anda Beli Mobil Baru Atau Tidak

Ini Alasan Tepat Untuk Anda Beli Mobil Baru Atau Tidak

koltunballetacademy– Berdasarkan riset Lifepal yang dikutip detikcom, Rabu (24/2/2021), ada beberapa kondisi yang disarankan tidak memaksa membeli mobil baru meski harganya lebih murah. Jika Anda termasuk dalam beberapa kriteria itu, sebaiknya hindari dulu membeli mobil baru. Apa saja kriterianya?

1. Nyaris Setiap Hari di Rumah

Sebab situasi pandemi COVID- 19, banyak orang yang dirumahkan dari profesinya. Kegiatan bekerja juga wajib dilakukan di rumah. Dengan cara tidak langsung, pergerakan dengan cara totalitas jadi menurun.

Bila dalam situasi itu, mobil dengan harga ratusan juta rupiah bukan jadi opsi pas sebab belum pasti Kamu membutuhkannya. Mengingat pergerakan Kamu yang kecil, serta Kamu juga masih dapat tertolong oleh alat transportasi umum, online, ataupun sepeda motor.

“Ketahuilah bahwa, mobil tak terpakai juga membutuhkan perawatan. Apakah Anda bersedia membayar biaya-biaya perawatan, asuransi mobil, sekaligus pajak tahunannya?” sebut Lifepal dalam keterangan tertulisnya.

2. Keinginan Utama Kediaman Belum Terpenuhi

Lifepal mengatakan, dibanding membeli mobil baru, lebih baik utamakan keinginan utama soal kediaman. Apabila Kamu merupakan perantauan yang bercita- cita berdiam di satu kota dalam kurun waktu lama, pertimbangkanlah buat membeli kediaman terlebih dahulu daripada mobil.

“Oleh karena itu, ketimbang harus memanfaatkan momentum relaksasi PPnBM, penuhilah kebutuhan pokok ini terlebih dulu agar hidup Anda lebih nyaman di masa yang akan datang,” katanya.

3. Masih Banyak Cicilan

Diskon Pajak mobil baru memanglah amat menggoda. Tetapi ingat, janganlah Kamu paksakan membeli mobil baru bila Kamu sedang mempunyai banyak angsuran pinjaman.

“Anggap saja, saat ini cicilan kartu kredit Anda setara dengan 20% dari pemasukan. Namun Anda memutuskan untuk mengkredit mobil, dan cicilan utang per bulan yang dibebankan ke Anda setara dengan 25%. Alhasil, total cicilan utang Anda per bulan adalah 45%. Studi kasus itu menunjukkan bahwa cicilan utang Anda sudah terlalu berat. Cicilan utang yang dinilai cukup ideal adalah maksimal 35% dari pemasukan bulanan,” katanya.

Karena, terus menjadi besar angsuran, hendak terus menjadi berat Kamu penuhi keinginan sehari- hari ataupun investasi.

4. Bila Bekerja ataupun Berbisnis di Perusahaan yang Terdampak Pandemi

Ketika Anda bekerja atau menjalani usaha di industri yang terdampak pandemi, maka risiko akan berkurang atau hilangnya penghasilan menjadi lebih tinggi. Alangkah lebih baik untuk menunda pembelian aset mahal terlebih dulu untuk sementara waktu. Tinjaulah kesediaan dana darurat dan proteksi Anda terlebih dulu sebelum Anda memutuskan untuk membeli mobil baru.

5. Beli Mobil kala Kesehatan Finansial Telah Membaik

Membeli mobil, baik dalam bentuk cash ataupun angsuran hendak menimbulkan berkurangnya aset lancar dalam jumlah besar di dana. Berkurangnya aset lancar dapat menimbulkan permasalahan baru dalam finansial Kamu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *