Pasutri di Brebes Beli Motor Scoopy Pakai Uang Koin

Pasutri di Brebes Beli Motor Scoopy Pakai Uang Koin – Pasutri di Brebes membeli Honda Scooby-Doo baru dengan koin. Keduanya mengaku telah mengumpulkan koin selama 4 tahun dari hasil penjualan.

Pasutri di Brebes Beli Motor Scoopy Pakai Uang Koin Hasil Nabung Selama 4 Tahun

Abdul Wahid (45 tahun) bersama istrinya warga Karangbinangun, Kecamatan Songom, Kabupaten Brebs, Jawa Tengah ini mengumpulkan 500 rupee dan 1.000 rupee untuk membeli sepeda motor.

“Saya ngerental PS3, tapi juga menjual jajanan untuk anak-anak. Seorang sepupu mengingatkan saya melihat anak-anak membeli (jajan) dengan koin, lalu dia berkata, ‘Dari saat saya mengumpulkan koin nanti, dia berkata,’ Saya akan melakukannya Nanti. Kumpulkan koin untuk beli motor ‘, Ucap Abdul Wahid.

Demi memenuhi permintaan sang anak, motor Honda Scoopy itu ditebus dengan harga Rp 21 juta. Abdul Wahid (Abdul Wahid) mengatakan bahwa setiap hari ia memiliki usaha sendiri untuk berjualan jajan anak, jual eceran bensin dan sewa PS 3 di dekat tempat tinggalnya.

Setiap kali pembeli membayar dengan setengah juta denominasi koin, dia segera menyisihkannya dan memasukkannya ke dalam toples.

Abdul berkata: “Saya memasukkan 500 rupee dan 1.000 rupee ke dalam toples. Nanti, saya menggunakan uang kertas untuk berbelanja.”c

Uang itu awalnya disimpan di puluhan toples jajan tua. Ketika pergi ke dealer untuk membeli sepeda motor, dia dan istrinya pertama-tama memindahkannya ke dalam plastik lalu membawanya ke dalam tas.

Sebelum menyerahkan uang ke dealer, Abdul Wahid sudah menghitung koin di rumahnya.

Dia menjelaskan: “Ketika saya di rumah pada pagi hari, saya membungkus 500 rupiah, total 250.000 rupiah. 1.000 rupiah koin total 500.000 rupiah.”

Abdul Wahid juga mendatangi diler Brebes Super Honda pada Kamis (29/4) sore. Hotel menerima koin untuk pembayaran, dan sepeda motor akan dikirim ke rumah keesokan harinya. Abdul mengatakan, harga Honda Scoopy ditebus menjadi Rp 21.060.000.

Kepala cabang Super Honda Brebs mengatakan: “Tadi siang dia pergi ke dealer melalui marketing kita untuk bayar motor Scoopy. Ternyata setelah dicek isi semua koin yang ada di koper ada 500 dan 1000 koin dalam pecahan. “Hubungi Prahoro, Kamis (29/4).

Saat ini, penghitungan koin masih berlangsung. Namun, dia menambahkan, pihaknya tidak mempermasalahkan hal tersebut. Layanan ini diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin membeli motor baru (walaupun pecahannya kecil).

Dia menambahkan: “Ini harus diterima (pembayaran koin), ini adalah layanan kepada konsumen.”