Nissan Magnite Raih Empat Bintang di dalam Uji Tabrak ASEAN NCAP

Nissan Magnite Raih Empat Bintang di dalam Uji Tabrak ASEAN NCAP

New Car Assessment Program untuk negara ASEAN (ASEAN NCAP) melaporkan telah selesai menguji Nissan Magnite. Cukup impresif, SUV termungil Nissan kelahiran India itu berhasil mengantongi rating empat dari lima bintang. Pun bukan itu saja, melansir Autocar India, hasil tes dari Global NCAP bakal dirilis lebih dari satu bulan mendatang.
Untuk selagi ini, ASEAN NCAP sendiri belum menjabarkan poin-poin penilaian. Baru sebatas melaporkan skor total sebanyak empat bintang. Namun, sanggup dikatakan bahwa basic trim dari Magnite telah lumayan mumpuni di dalam menjaga penumpang. Sebab terhadap prinsipnya, ASEAN NCAP bakal menentukan type bersama kelengkapan keselamatan terendah yang tersedia market ASEAN.
Di balik tubuh Magnite terkandung basis pembangun platform CMF-A+. Berbagi pondasi bersama kembarannya yang bakal menyusul, Renault Kiger, dan MPV Renault Triber. Versi CMF-A+ sendiri merupakan turunan dari arsitektur kembangan Renault-Nissan Common Modular Family – A Segment (CMF-A). Pertama ditemukan membangun Renault Kwid dan Datsun Redi Go.
Perdana dites terhadap Magnite, capaian empat bintang terhadap platform CMF-A+ merupakan hasil cemerlang. Pasalnya, basis platform modular segmen A di dalam Kwid dan Redi Go justru mencatatkan nilai buruk. Boleh menjadi disebabkan paket keselamatan yang minimalis. Meski begitu, adaptasinya di type lebih mahal dan besar berbuah manis, kemungkinan akibat dibarengi peningkatan standar. Kita tunggu saja kejelasannya begitu teliti pengujian telah dirilis ASEAN NCAP.
Paket Peranti Keselamatan Nissan Magnite
Saat ini Magnite telah dipasarkan ke India, Indonesia, dan segera menyusul ke market lain. Kalau kami lihat pasar lokal, perbekalannya tergolong hebat. Trim termurah saja, Upper, telah mengadopsi peranti penjaga stabilitas layaknya Vehicle Dynamic Control (VDC) supaya sikapnya selagi menikung terkendali. Ditemani pula oleh Traction Control System (TCS) peranan meminimalisir selip selagi berakselerasi. Belum kembali Hill Start Assist menyediakan dukungan selagi menanjak.
Lain cerita di India, tetap tersedia opsi jauh lebih polosan. Minimalis tanpa sokongan penjaga stabilitas elektronik. Namun tidak hingga terlampau melewatkan keselamatan, memang. Setidaknya di dalam spek termurah XE tetap ditemukan ragam dukungan pasif yang tergolong komprehensif. Contohnya, dua airbag siap mengembang begitu berlangsung kecelakan frontal. Menjadi bantalan pelindung dari kerasnya hantaman ke panel di muka.
Penahan momentum gerak penumpang depan pun bukan sebatas sabuk pengaman tiga titik moderat. Tersemat komponen lengkap pretensioner dan load limiter. Umumnya, sistem ini terlalu mungkin sabuk otomatis menarik tubuh begitu berlangsung tabrakan frontal. Aktif bersama isyarat pengembang kantung udara. Baru setelah itu load limiter berperan meminimalisir cedera di dada bersama mengendurkan tarikannya. Dikombinasi airbag, efektivitas peranti keselamatan pasif sewajarnya meningkat.
Seluruh fitur tadi menjadi basis dari kekuatan Nissan Magnite menjaga penggunanya di India. Pasar Indonesia pun kebagian kekuatan serupa. Sebagai tambahan, tersedia pengingat aplikasi seat belt untuk penumpang depan. Di belakang, sabuk pengaman mengfungsikan unit Emergency Locking Retractor (ELR) tiga titik di segi terluar dan dua titik type fix di tengah.
Bukan itu saja, pos jaga pengendalian diisi Anti-lock Braking System (ABS) dan Electronic Brake-force Distribution (EBD). Ragam komponen lain tak ketinggalan menaikkan kekuatan Magnite di dalam menyuguhkan keselamatan berkendara. Termasuk di dalamnya Anti Roll Bar, Rear Parking Sensor, Child Lock, hingga Hazard otomatis selagi rem mendadak.
Naik tingkatan ke trim lebih mahal, perantinya pasti makin lama komplet. Menjadikannya sebagai tidak benar satu kendaraan yang atraktif untuk selagi ini. Mulai dari kedatangan set pengecekan stabilitas, speed sensing lock, impack sensing unlock, hingga memuncak di penambahan alat bantu bagi pengemudi. Sebut saja Around View Monitor (AVM) dan Tyre Pressure Monitoring System (TPMS). Seluruh potensi Magnite ini sanggup kami nikmati di varian tertinggi, Premium. (Krm/Tom)