Tarian Unik Dari Papua Mendunia

Tarian Unik Dari Papua Mendunia

Tarian Unik Dari Papua Mendunia – Gaya tari Papua jadi kekayaan tari konvensional di Indonesia dengan karakteristik khas yang istimewa. Terdapat banyak gaya tari Papua bersumber pada asalnya. Apa gaya tari wilayah Papua?

Tidak cuma mempunyai kekayaan alam serta satwanya, tanah Papua pula menaruh macam adat yang berawal dari suku- suku yang terdapat, tercantum gaya tari.

koltunballetacademy.com Diambil dari halaman sah Kemdikbud, selanjutnya ini 15 Gaya tari Papua bersama asal daerahnya.

1. Tari Seka

Tari Seka ialah salah satu gaya tari adat warga di Selatan Papua yang mencakup area Timika, Kaimana serta Fakfak.

Gaya tari yang menandakan perkataan rasa terima kasih pada Si Inventor ini muncul memberi warna kehidupan warga pantai.

Baca Juga : Fungsi Dasar Seni Tari Untuk Kehidupan Sehari-hari 2021

2. Tari Balengan ataupun Tari Pergaulan

Tari balengan merupakan tari pergaulan warga pantai tepi laut Nabire Papua( di dekat teluk Sarera). Gaya tari yang pula diketahui dengan julukan Ande Saira ialah tari buatan dari tipe tari konvensional ialah tarian adat.

Ande Saira awal mula ialah gaya tari dalam bagan tujuan- tujuan khusus serta dicoba pada dikala ritual- ritual adat yang lain berjalan misalnya pada dikala acara cukur rambut, ataupun menindik kuping, tetapi berusia ini tari ande saira/ balengan pula kerap dicoba buat menjalakan kedekatan pergaulan antara pemuda- pemudi, sebab itu hingga tari balengan diucap tari pergaulan.

3. Tari Pangkur Sagu

Gaya tari pangkur bertam ialah gaya tari Papua yang menggambarkan mengenai mata pencaharian warga papua dengan membuat bertam mulai dari memangkas tumbuhan, memeras air, sampai memasak bertam.

Dalam membuat bertam warga papua kerap melangsungkan ritual acara yang berbentuk menyanyi serta berajojing.

Untuk warga Papua, gaya tari pangkur bertam ialah ikon memikul royong, kebersamaan serta rasa terima kasih pada Tuhan.

4. Gaya tari Tumbu Tanah

Tari Berkembang Tanah diketahui nyaris beberapa besar golongan kaum yang terhambur di area Kepala Burung tanah besar Papua dengan bermacam versi aksi tari, lagu dan aksesori berlainan.

Gaya tari ini pula mempunyai gelar cocok dengan golongan kaum tiap- tiap. Misalnya pada warga dekat area Sorong semacam orang Maybrat, orang Tehit, orang Moi, serta golongan kaum IMEKO yang mengatakan dengan tari Srar sebaliknya warga Arfak mengatakan dengan gaya tari Tumbu tanah.

5. Tari Nasimar

Gaya tari Papua satu ini berawal dari Kabupaten Sarmi Provinsi Papua. Gaya tari Nasimar ialah gaya tari perang yang kerap dicoba.

Gaya tari nasimar ini kerap dicoba pada dikala kegiatan, inaugurasi Ondoafi, kegiatan penyambutan dengan kegiatan- kegiatan yang yang lain yang berhubungan dengan gaya tari ini.

6. Tari Yospan( Yosim Pancar)

Gaya tari Papua berikutnya merupakan tari Yospan jadi salah satu gaya tari yang sangat diketahui di Indonesia. Gaya tari ini mulai diketahui dengan cara biasa di tanah Papua dekat tahun 1980- an.

Tari Yosim Pancar tidak terbebas dari asal usul kedua tipe gaya tari itu yang hendak dipaparkan semacam selanjutnya ini:

( 1) Tari Yosim; dengan cara biasa bagi sejarahnya kalau Tari Yosim berawal dari 2 area ataupun wilayah ialah wilayah Sarmi serta wilayah Biak.

Tari Yosim yang berawal dari Sarmi merupakan tipe tari bahagia yang lazim dicoba oleh warga disitu dalam acara- acara/ event yang senang/ mengasyikkan.

( 2) Tari Pancar; cocok dengan sejarahnya kalau tari Pancar Berawal dari Biak, ialah tari yang terwujud sebab aspek akulturasi antara adat asli Biak dengan adat dari luar Biak yang berasal dari kontak adat orang Biak dengan bumi luar.

7. Gaya tari Suanggi/ Soanggi

Gaya tari Papua Suanggi berawal dari wilayah Waropen di tepi laut Teluk Cendrawasih. Tari ini dibawakan oleh berpuluh- puluh bedaya laki- laki. Tari ini melukiskan perang antara masyarakat yang bersenjatakan busur serta anak panah dengan seseorang suanggi.

8. Gaya tari Mansusu

Tari ini berawal dari pulau Numfor dekat pulau Biak, dibawakan oleh berpuluh- puluh bedaya laki- laki. Mansusu melukiskan orang Numfor yang dengan menaiki perahunya berupaya menghalau kompetitor yang hendak melanda.

9. Gaya tari Bayaitu

Tari Bayaitu berawal dari wilayah Kuri di Manokwari, dibawakan oleh berpuluh- puluh bedaya laki- laki serta perempuan. Bayaitu merupakan julukan seekor burung.

Tari ini melukiskan burung bayaitu jantan serta awewe yang bercanda meloncat- loncat ke situ ke marl sembari berjoget- joget.

10. Tari Fayaryer Rak Wadwa Biak

Gaya tari Papua ini berawal dari pulau Numfor di dekat Diak, dibawakan oleh berpuluh- puluh bedaya laki- laki. Tiap bedaya tidak hanya menggunakan rumbai- rumbai selaku penutup tubuh bagian dasar dan dengan seluruh perhiasannya, pula menggunakan bulu burung burung dewata selaku riasan kepala serta mencantumkan sekuntum bunga bercorak merah di telinganya.

11. Gaya tari Pulale

Tari Pulale berawal dari wilayah Serui di Waropen. Tari ini dibawakan oleh berpuluh- puluh bedaya laki- laki serta perempuan.

Pulale merupakan tari kemenangan yang melukiskan warga Serui yang terkini saja berhasil perang melangsungkan penyembahan pada dewa

12. Gaya tari Cendrawasih

Tari Cendrawasih berawal dari daerah- daerah Biak, Waropen serta Wandamen, dan dicoba oleh berpuluh- puluh bedaya laki- laki serta perempuan.

Para bedaya menggunakan busana rumbai- rumbai selaku penutup tubuh bagian dasar, dan menggunakan riasan dada serta kepala yang berbentuk bulu burung cendrawasih.

13. Gaya tari Yape

Tari Yape berawal dari wilayah Paniai, dibawakan oleh berpuluh puluh bedaya laki- laki. Para bedaya menggunakan busana rumbai- rumbai selaku penutup tubuh bagian dasar, dan menggunakan hiasan- hiasan dada serta kepala

Tari Yape melukiskan gerak- gerik prajurit yang lagi bertarung. Iringannya terdiri dari suara anak panah yang ditarik- tarik serta lantunan yang dicoba oleh para bedaya sendiri.

14. Gaya tari Salawaku

Gaya tari Papua Salawaku berawal dari wilayah Mimika, dibawakan oleh berpuluh- puluh bedaya laki- laki serta perempuan. Tari ini melukiskan sejodoh laki- laki serta perempuan yang dalam sesuatu ekspedisi dikejar- kejar oleh segerombol orang.

15. Gaya tari Woming

Tari Woming berawal dari wilayah Siromi, dibawakan oleh berpuluh- puluh bedaya laki- laki serta perempuan. Woming melukiskan seseorang bunda yang diculik oleh segerombol kawanan pria yang setelah itu dibunuh. Sehabis mati, bunda itu berganti jadi seekor kangguru.

Para bedaya menggunakan rumbai- rumbai selaku penutup tubuh bagian dasar, serta mengenakan hiasan- hiasan dada serta kepala dari bunga- bunga. Penari- penari laki- laki bawa panah ataupun golok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *